Fishy is mine

Author : Lee Jeun Hye

Cast : Park Soo Yoon

Lee Dong Hae

Pendukung : Lee Jeun Hye

Kim Tae Hyun

Cho Ryu Sin

Member Suju

yaaakkk !
apa kabar readers ?
rindu akan aku kah ?
ahahahahahahahah.

ini ff buatan chinguku.
binik’na si wookie a.k.a lee jeun hye.
maen yee k blog’na juga http://leejeunhye.wordpress.com

=========================================================

Sooyoon POV

“Oppa.. Apa yang sedang kau lakukan?” Aku melirik laptop yang ada dihadapan Donghae.

“Aniyo.. Hanya sedang melihat-lihat para fans ku.” Jawab Donghae tanpa mengalihkan pandangan nya.

Ini kali pertama nya Donghae oppa lebih mementingkan fans nya dari pada aku yeojachingu nya sendiri. Tentu aku sangat merasa kesal. Ikan badut ku sudah tidak bisa romantis lagi dengan ku.

“Ahhhhhh!!” aku berteriak. Memang sengaja berteriak untuk mencari perhatian si ikan badut ini.

“Waeyo Yoonie? Mengapa berteriak sendiri seperti itu?” Donghae memalingkan wajah nya ke hadapan ku.

“Gwenchana oppa. Aku mau pergi.” Aku berjalan keluar dari kamar. Panas juga melihat dia asik dengan dunia nya sendiri tanpa aku.

Aku terus bergumam saat aku masuk ke ruang tengah. Disana ada Taehyun yang sedang memperhatikan Kyuhyun bermain PSP. Sekarang nasibku sama dengan Taehyun yang tidak di perhatikan. Namjachingu yang selalu punya dunia sendiri.

“Aigoo!” Kyuhyun berseru kesal.

“Waeyo oppa?” Taehyun segera memperhatikan Kyuhyun dengan panic.

“Gwenchana, aku hanya kalah. Aish~ baru kali ini aku kalah dalam game.” Omel Kyuhyun.

“Itu kualat nama nya oppa. Karena kau terlalu sering tidak memperhatikan Taehyun.” Aku menjawab nya asal.

“Kau keterlaluan Sooyoon. Aku tidak begitu.” Kyuhyun membela diri.

“Sudah-sudah. Sooyoon eonnie, dimana Donghae oppa?” Taehyun kembali menatap aku yang duduk di depan nya.

“Dia ada di kamar.” Aku tetap focus dengan televise di depan ku.

Donghae POV

“Aigoo! Lucu-lucu sekali mereka ini.” Aku hanya tersenyum melihat ulah dari para elfisihy. Betapa bangga nya aku memiliki mereka semua.

Aku mulai membuka setiap halaman blog di laptop ini. Mencari sesuatu yang unik.

“Mwo? Apa ini?” aku menelurusi halaman ini. Ternyata yang ku dapati adalah sebuah fan fiction dengan cast nya aku?

Pelan-pelan ku baca setiap kata dan cerita nya. Mereka menceritakan aku dan Jessica. Ternyata mereka tidak menjadi antis kah? Setelah aku pernah menjalin hubungan dengan Jessica?

Nampak nya bahkan mereka senang membuat cerita tentang aku dan Jessica. Aku tersenyum membaca nya.

Mereka hebat dapat membuat cerita yang begitu bagus.

“Aku bangga pada elfishy ku.” Aku meletakkan laptop ku di meja.

Terlalu lama bermain di depan membuat ku sangat lelah. Sebentar saja istirahat nampak nya itu akan lebih baik.

Author POV

“Makanan nya sudah jadi. Ayo kita makan.” Tariak Wookie oppa menarik perhatian member lain nya untuk segera menghampiri mereka di meja makan.

Mwo? Bangku meja kosong ada yang kosong. Ku edarkan pandangan ku ke seluruh ruangan.

“Yak ! bagus kau Sooyoon tidak pergi ke meja makan.” Aku menghampiri Sooyoon dan menjewer telingga nya.

“Appoyo Hyenie. Sakit !” Sooyoon berteriak.

Ku lepaskan tangan ku dari telingga nya “Cepat ke meja makan dan makan bersama atau kau mau aku meracuni mu?”

“Kau itu bawel sekali Hyenie.” Ryusin menyaut dari balik kursi nya.

“Diam kau evil. Cepat lepaskan PSP mu atau kau mau ku banting? Makan lah dengan benar jangan mengikuti hyung mu.”

“Mengapa kau menyebut-nyebut aku Hyenie?” Kyuhyun memandangku kesal.

“Sudah lah eonnie jangan begitu dengan Kyuhyun oppa.” Taehyun membela Kyuhyun.

“Kalian ini di beri makan tidak ada yang baik.” Aku duduk di sebelah Wookie oppa.

“Eits tunggu Sooyoon. Mana Ikan badut? Suruh dia kemari atau…” kalimat ku menggantung

“Atau Hyenie tidak segan-segan meracuni nya. HAHAHA.” Tawa Heechul meledak.

“Aku akan membunuh mu terlebih dulu oppa.”

“Dan ku rasa hanya SHindong yang akan selamat dari racun nya.” Yesung menambahkan.

Sooyoon POV

‘kurang ajar Hyenie seenak nya mejewer telingga ku’ aku mengomel seraya memegang telingga ku yang panas.

Aku berjalan kea rah kamar ikan badut ku. ‘apa dia sudah selesai dengan dunia nya?’ aku bertanya dalam hati.

Ku coba mengetuk pintu nya pelan. Tak ada respon apapun. Tak ada jawaban. Pintu sedikit terbuka dan aku mengintip sebentar lalu masuk ke dalam kamar.

“Aish~ ikan nakal. Lihat apa yang dia lakukan? Meletakkan laptop nya sembarangan dan dia sendiri tertidur di atas kasur.” Aku mengomel pelan supaya tidak mengagetkan nya.

Aku membereskan laptop nya, ternyata laptop nya masih menyala. Ku lihat sedikit dan tertulis nama JESSICA ?

Mwo? Jessica? Aish pantas saja dia sangat sibuk sendiri ternyat ini dunia nya. Lihat saja kau ikan aku tidak akan memaafkan mu. Kau lebih memilih dia dari pada aku yeojachingu mu sendiri.

Aku keluar dari kamar tanpa membangunkan nya dan pergi ke apartemen ku.

“Sooyoon, mau kemana kau? Mana namja ikan? Kau mau mati ku racuni hah?” Jeun Hye tetap berteriak tanpa ku pedulikan.

Rasa nya semua itu ingin ku akhiri….

Donghae POV

Astaga.. sudah berapa lama aku tertidur? Langit nampak sudah gelap di luarsana.. dimana Yoonie? Mengapa dia tidak membangunkan ku? Aku beranjak dari tempat tidur dan keluar mencari nya.

“Annyeong semua.. Dimana Sooyoon?” aku bertanya dan menatap sekeliling ku.

“Dia baru saja pergi tanpa makan.” Sungmin menunjuk arah pintu apartemen.

“Mwo? Dia tidak makan? Aish~ nanti kalau maag nya kambuh bagaimana ini.”

Mengapa Sooyoon pergi tanpa makan? Apa dia ada masalah?

“Gomawo Sungmin hyung. Aku akan pergi mencari nya dulu.”

Sooyoon POV

Aku hanya memandang kosongkotaSeouldari balkon apartemen ku. Hanya ini tempat yang paling nyaman saat merasa sedih.

Ku pandangi cincin yang di berikan Donghae oppa pada ku. Teringat saat dia berjanji dan mengatakan dia hanya mencintai ku. Cincin yang mengikat kesatuan antara aku dan dia. Namun yang terjadi sekarang dia bahkan lebih memilih membaca tentang nya dengan Jessica dari pada aku.

Tanpa terasa air mata ku jatuh. Apa dia hanya berbohong? Sudah berapa kali Jessica membuat aku tidak percaya dengan namja chingu ku itu.

Tapi kenyataan nya selalu membuat aku cemburu dengan nya.

“Babo.. Babo Sooyoon.” Aku mengumpat diri ku sendiri.

“Seharus nya aku dari dulu tau aku tidak pantas bersanding dengan ikan badut itu.”

“Mwo? Kata siapa tidak pantas Yoonie?” suara Donghae mengejutkan ku. Aku berbalik dan menghadap nya.

Yak Donghae sudah ada di belakang ku sedari tadi. Terlalu bodoh aku lupa mengunci pintu apartemen nya.

“Untuk apa kau kesini oppa?” Tanya ku dingin.

“Baboya.. masih saja kau bertanya. Tentu saja untuk menjemputmu dan makan. Aku tidak mau maag mu kambuh Yoonie.”

Aku hanya dia dan membalikan badan ku memunggungi nya. Donghae oppa menghampiri ku dan membelai kepala ku.

“Kau kenapa jagi? Kau ada masalah?”

“Aku kesal oppa.”

“Kesal? Dengan siapa?Adayang menggangu mu? Katakana padaku Yoonie.” Donghae oppa bertanya menggebu-gebu.

“Kau mau tau oppa? Aku kesal dengan mu! Sangat teramat aku kesal, marah, kecewa dengan mu.” Aku sedikit berteriak.

“Waeyo? Apa yang salah dengan ku?” Donghae terlihat bingung dengan ucapan ku.

Aku diamkandiri nya beberapa saat. Mengatur napas ku. Mengatur emosi ku. Aku harus tenang. Tidak boleh marah-marah karena aku sudah berjanji tidak akan marah-marah.

“Aku kesal oppa karena oppa lebih mementingkan membaca fan fiction tentang dirimu dan Jessica dari pada meladeni aku berbicara….”

“Aku kecewa karena lagi-lagi karena Jessica kita bertengkar..”

“Aku marah karena aku tidak cukup baik untuk menjadi yeojachingu mu. Aku selalu cemburu. Terlalu kekanak-kanakan. Tapi itu lah aku oppa…”

Aku mengecilkan suara ku. Air mata ku kini menjadi tangisan. Dia hanya terdiam menatap ku sesaat.

Tangan nya membelai lembut pipi ku “Yoonie.. Mianhae.. Aku bukan nya lebih memilih Jessica dari pada dirimu. Hanya saat itu aku ingin membaca apa yang dibuat fans untuk nya. Jinjja..”

“Aku senang kau bisa menahan emosi walaupun kau begitu kesal dengan ku.” Donghae tersenyum.

“Kalu kau ingin marah dengan sikap ku. Marahlah oppa.”

“Andwae.. aku tak akan marah pada mu. Aku tau perasaan mu sangat dalam pada ku maka nya kau begitu marah namun kau tahan.”

“Ingat Yoonie, malam ini aku katakan aku adalah milik mu seutuh mu. Jiwa dan raga ku itu milik mu…”

“Fishy is mine oppa?” aku mulai menyunggingkan senyum ku.

“Tentu saja Yoonie.. saranghae.” Donghae oppa mengecup keningku.

“Nado saranghae oppa.” Aku memeluk nya erat.

Jessica saja tak akan mampu membuat aku berpisah dengan Ikan badut ku yang nakal ini.

-The End-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s