Handel and Gretel

Handel and Gretel

Cast:

Lee Jeun Hye
Kim Ryeowook

Support Cast :

Park Soo Yoon
Lee Donghae
Kim Taehyun
Cho Kyuhyun
Cho Ryushin
Member SuJu

hooolllllaaaaaa !
aku balik lagi bawa ff.
tapi ini ff kubuat khusus untuk “teman terbaik” lee jeun hye.
moga suka ya sobat.
ahahahahahha.

tapi lagi2 di sini.
aku dan suami *tunjuk dongee* tetep ngeeksis loh.
so jgn bosen yaa.
muahahahahahah.

oh iya sedikit cerita.
d sini cafe’na big head oppa *d hajar clouds*
aku khayal, abis belon pernah k sana sih.
jd tempat dan letak’na murni khayalan saya.
hohohohoh ~

——————————————————–

Author POV

“aishhh !” guman taehyun.
“ya ya ya !” teriak taehyun.
Game over.
Kata itu tertera di layar psp yg sedang di pegang taehyun.
“kau kalah lagi ?” Tanya kyuhyun.
Taehyun hanya menganggut lemah sebagai jawaban.
“aigoo, kau ini yeojachingu seorang gamer sejati. Kenapa bisa kalah 5 kali berturut – turut hah ?”
“game ini sangat sussah !”
“sussah ? itu game untuk pemula kim taehyun”
Taehyun mendengus kesal lalu meminum moccacinno’na, kyuhyun hanya tersenyum melihat yeojachingu’na itu.

Sekarang mereka berdua sedang ada d café baru’na yesung, handel & gretel.
Sejak pembukaan’na, café ini selalu banyak pengunjung, terutama para ELF.
Para member SuJupun sering datang kesini.
Untuk privasi para member, yesung sengaja membuat ruangan khusus dengan dinding kaca gelap. Sehingga orang – orang di luar tidak dapat melihat kedalam.
“sudah tidak usah seperti itu, sini aku ajarkan bermain game” tawar kyuhyun yg membuat taehyun tersenyum lebar.
Kyuhyun mulai bermain, taehyun meletakan dagu’na d bahu kyuhyun lalu melingkarkan tangan’na d pinggang kyuhyun dan serius memperhatikan psp itu.
Tidak lama kemudian, soo yoon masuk kedalam ruangan itu di susul donghae yg masih memakai masker dan topi sambil membawa buku tebal.
“aigoo” kata soo yoon sambil menggelengkan kepala’na melihat kyuhyun dan taehyun.
“eonni” panggil taehyun melepas pelukan’na kepada kyuhyun.
“lihat oppa ! mereka sudah menjadi mesra” goda soo yoon.
Donghae melepaskan masker’na lalu ikut tersenyum.
“mengapa d lepaskan pelukan’na ?”
“aishh, cerewet kau hyung. Aku bukan kalian berdua yg sering pamer kemesraan” jawab kyuhyun.
“dia sirik dengan kita chagi-ya” kata donghae.
Soo yoon menarik kursi d seberang taehyun.
“kalian sudah berkumpul ? kalian berdua mau pesan apa ?” Tanya yesung yg menghampiri mereka berempat.
“strawberry chess cake !” seru soo yoon dan donghae berbarengan.
“aigoo, kalian memang pasangan yg kompak. Lalu mau pesan minum apa ?”
“aku ingin hot chocolate oppa” jawab soo yoon.
“aku juga sama dengan’na hyung” ucap donghae.
“ne” jawab yesung sambil meninggalkan mereka.
“yesung hyung hari ini memberikan fan service ?” Tanya donghae.
“ne” jawab kyuhyun yg masih fokus pada psp’na.
“eonnie, bagaimana ujianmu ?”
“aigoo, sangan sussah ! padahal aku sudah belajar dengan giat”
“aku yakin nilaimu akan baik chagi” kata donghae sambil membelai lembut rambut soo yoon.
“ne, gomawo oppa” balas soo yoon sambil melingkarkan tangan kanan’na d leher donghae.
“pamer kemesraan !” cibir kyuhyun.
“jika kau mau, lakukan saja kyu ! tidak usah mencibir kami” protes donghae.
Kyuhyun menrangkul taehyun, membuat taehyun terkejut.
“ayo kita harus lebih mesra dari pada pasangan ikan ini yeobo”

Cup.
Kyuhyun mengecup pipi kiri taehyun membuat’na menunduk karena malu.
“aku bisa melakukan lebih dari itu” kata donghae dengan sewot.
Donghae menarik dagu soo yoon, dan ingin mencium bibir’na.
“andwae !” teriak soo yoon sambil menutup mulut’na dengan kedua tangan’na.
“wae ? bukan’na kau senang ku cium yoonie ?”
“tidak d sini ! d sini tempat umum oppa !”
“hahahahahah !”
Kyuhyun dan taehyun tertawa keras melihat tingkah laku mereka berdua.

“permisi” seorang pelayan mengantarkan pesanan mereka.
“silakan menikmati” ucap ramah pelayan itu setelah meletakan pesanan iyu.
“hyenie ?” panggil soo yoon dengan ragu.
Pelayan itu menatap soo yoon dengan sesama.
“ah soo-ya !” balas pelayan itu.
“omona ! lee jeun hye ! sahabat terbaikku !” teriak soo yoon yg langsung berdiri dan memeluk jeun hye.
“aku tak menyangka dapat bertemumu di sini” ucap jeun hye sambil membalas pelukan soo yoon.
“aku sangat rindu bertengkar denganmu, bergosip denganmu dan lain lain’na hyenie !”
“nado soo-ya”
“ah, kuperkenalkan dengan teman – temanku” kata soo yoon sambil melepaskan pelukan’na terhadap jeun hye.
“perlukah kau perkenalkan mereka ? aku sudah mengenal mereka soo-ya, yg jd pertanyaanku mengapa kau bisa mengenal mereka ?” Tanya jeun hye yg tersenyum menatap donghae dan kyuhyun.
“yak chingu ! kau tau namja ini adalah namjachinguku sekarang” jelas soo yoon sambil menunjuk donghae.
“aishh jinjja ?” Tanya jeun hye tidak percaya.
“ne. annyeong, lee donghae imnida” jawab donghae sambil tersenyum ramah.
“itu teman apartemenku yg sudah kuanggap sebagai dongsaengku, dia yeojachingu kyuhyun hyenie”
Taehyun tersenyum kepada jeun hye. “ kim taehyun imnida”
“lee jeun hye imnida”
“kau harus jelaskan ini soo-ya”
“baiklah baik, akan ku jelaskan, bagaimana jika duduk dulu ?”
“tidak bisa sekarang, aku masih dalam jam kerja. Bagaimana jika 1 jam lagi ?”
“aku akan menunggumu hyenie”
“kalau begitu aku permisi dulu”
Jeun hye berbalik untuk kembali berkerja.
“itu chingumu ?” Tanya donghae setelah soo yoon duduk kembali.
“ne, dia sahabatku dari kecil oppa. Semasa sma dulu, kami sangat mengilai super junior”
“aigoo, jd kau sudah lama menyukaiku chagi-ya ?” Tanya donghae tak percaya.
“tidak usah berlebihan seperti itu oppa” jawab soo yoon.
“apa dia seorang sparkyu ?” Tanya kyuhyun yg meletakan psp’na.
“hah ! jangan pede kau oppa” cibir taehyun.
“ani, dia seorang Ryeosomnia oppa”
“ahahahahah !” suara tertawa taehyun.
“mengapa kau tertawa ? perasaanmu legakan, karena dia bukan sainganmu ?” ucap kyuhyun dengan nada sombong.
Taehyun berdecak mendengar perkataan kyuhyun.

*1 hours later*

“oppa, bolehkan aku mengobrol sebentar dengan chinguku itu ?” Tanya soo yoon sambil menarik2 lengan baju donghae.
“tentu saja, tapi nanti aku pasti akan merindukanmu chagi-ya” ucap donghae dengan nada manja.
“kau berlebihan hyung !” protes kyuhyun.
Soo yoon meninggalkan mereka bertiga dan duduk berhadapan dengan jeun hye.
“bagaimana kau bisa kerja di sini hyenie ?”
“kau tau, aku sekarang kerja part time di sini untuk bertemu dengan ryeowook oppa”
“aisshh jinja ? kupikir keluargamu sudah….”
“bukan. Keluargaku masih baik – baik saja. Sejak 2 minggu lalu aku menetap di seoul”
“kupikir usaha keluargamu bangkrut karena itu kau berkerja part time. Lalu kau tinggal dimana sekarang ?”
Keluarga soo yoon dan keluarga jeun hye termasuk keluarga berada di gwangju.
“aku sedang mencari apartemen, selama ini aku tinggal d tempat bibiku”
“bagaimana jika kau tinggal bersama di apartemenku dan tae-ya ? kau tau, apartemenku berada 1 lantai di atas apartemen SuJu hyenie ?”
“mwo ? yak kau belum bercerita, kenapa kau bisa berpacaran dengan donghae ?”
Soo yoon tersenyum, lalu mulai bercerita tentang semua’na.
“aigoo, kau beruntung sekali soo-ya”
“bagaimana jika kau tinggal di apartemenku saja ? oh ya, kau sudah bertemu dengan ryeowook oppa ?”
“apa temanmu tidak keberatan ? aku belum bertemu dengan wookie oppa, ah bantulah aku untuk bertemu dengan’na soo-ya”
“tae-ya pasti tidak keberatan. Tentu, aku akan membantumu hyenie”
“kau memang chingu terbaikku soo-ya !”
“besok adalah weekend, kau tidak bekerja kan ? bagaimana jika kau datang ke apartemenku ? sekalian ku perkenalkan kau dengan wookie oppa”
“ne, aku akan datang besok jam 2. Bagaimana ?”
“ne, akan ku tunggu kau”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jeun Hye POV

Hari ini aku datang ke apartemen sahabat kecilku itu, aku benar – benar terkejut mengetahui dia adalah yeojachingu’na donghae.
Dulu aku dengan’na sama – sama menggilai SuJu, tapi aku tidak menyangka dia seberuntung itu.
Kutekan tombol lift, untuk naik kelantai 13.

Tingg.
Pintu lift terbuka.
Saat aku ingin masuk kedalam, aku terkejut melihat seseorang di dalam lift itu.
“agasshi, kau mau masuk ?” tanya’na dengan lembut.
“ne”
Aku masuk kedalam dengan gugup.
Ya tuhan, benarkah namja yg ada di sampingku ini adalah kim ryeowook ?

Neoui ttatteuthan geu soni chagapge, chagapge shikeo isseul ttae
Neoui ganghaetdeon geu maeumi nal karopge sangcheo badasseul ttae

handphoneku berbunyi.
Namja itu melirikku, ah pasti dia mengenali suara’na sendiri.
“yeo… yeoboseyo” jawabku yg gugup.
‘kau langsung saja datang kelantai 12, aku sedang ada di sini hyenie’ kata soo yoon.
“ne. aku akan kesana”
Kumatikan handphoneku.
Aku benar – benar gugup sekarang.

tingg.
Pintu lift terbuka.
Aigoo, aku ternyata dia ingin kelantai 12 juga.
Ku biarkan dia berjalan duluan., dan aku hanya mengikuti langkah’na dari belakang.
Dia berhenti di depan sebuah apartemen, dari luar apartemen itu sudah terdengar berisik.
“kau mengikutiku ?” tanya’na yang langsung berbalik menatapku.
“aniyo, aku ingin bertemu dengan temanku soo yoon”
“oh soo-ya ? kau chingu’na ?”
“ne”
Dia tersenyum menatapku, dan berbalik menekan password pintu apartemen itu.
Aku ingin pingsan rasa’na melihat senyuman’na itu.
“silakan masuk, mianhamnida kalau keadaan di dalam membuatmu kaget” kata’na yg membukakan pintu untukku.
Dengan ragu aku masuk kedalam apartemen yg sedang berisik itu.
“yak ryushin ! aku tidak akan pernah membiarkanmu hidup setelah ini !” teriak heechul oppa sambil berlari mengejar seorang namja.
“kau tua ahjusshi ! keriputan !” ledek namja itu.
“benar – benar ingin mati kau cho ryushin !” teriak heechul.
Mereka berdua masuk kedalam dapur.
“omona ! dapurku bisa hancur jika dimasuki mereka berdua ! ah agasshi, kau masuk saja kedalam. Soo yoon pasti ada di kamar donghae hyung. Di depan pintu kamar’na terdapat foto hyung dengan soo yoon. Aku harus menyelamatkan dapurku dulu dari para iblis itu. annyeong”
Namja itu meninggalkan aku, dan langsung berlari kedalam dapur.
Dari dapur itu, terdengar suara sangat gaduh.
Aigoo, jadi seperti ini kejadian di dorm mereka ?

Aku berjalan menuju kamar yg tadi disebutkan.
Aku melihat sebuah pintu dengan beberapa foto digantung di depan’na.
Ya itu soo yoon, dia ada di dalam foto itu. bersama donghae tentu’na.
Tok tok tok.
Kuketuk pintu kamar itu.

Cekelekk.
Pintu kamar itu terbuka, dan kulihat seorang yeoja kemarin. Tapi aku lupa dengan nama’na, omona ! penyakit lupaku kambuh.
“annyeong jeun hye-sshi” sapa’na.
“annyeong, ah mianhamnida aku lupa dengan namamu” jawabku jujur.
“ahahahahah, penyakit lupamu tidak pernah lupa hyenie !” ucap soo yoon di belakang yeoja itu.
“tidak usah mengataiku, kau juga pelupa soo-ya”
Soo yoon hanya terkekeh, lalu menarikku masuk kekamar itu.
“duduk saja, anggap kamarmu sendiri hyenie” kata soo yoon sambil naik ke atas ranjang dan memeluk boneka ikan nemo.
Akupun duduk di sebelah ranjang yg di duduki soo yoon.
“hyenie ! aku sudah berbicara dengan tae hyun. Kau boleh tinggal bersama kami”
“ah iya aku ingat, namamu kim taehyun. Jadi kau mengijinkanku untuk tinggal bersama kalian ? ah gamsahamnida”
“ne, eonni. Aku senang kau tinggal bersama kami. Bolehkah aku memanggilmu eonnie ?”
“tentu saja boleh. Ah soo-ya, tadi aku bertemu dengan wookie oppa !”
“aishh jinjja ? seperti’na kau jodoh dengan’na hyenie”
“semoga” kataku sambil tersenyum lebar.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ryeowook POV

Seusai menjalankan aktifitasku.
Aku mampir ke handel & Gretel terlebih dahulu, untuk melepaskan penat dan lelah.
Setelah masuk kedalam aku langsung masuk kedalam ruang khusus untuk para member SuJu.
Yeoja yang sedang bermain laptop itu bukan’na soo yoon ?
“soo-ya” panggilku yg membuat dia mendongakan kepala’na untuk menatapku.
“ah oppa, kau ada di sini juga”
“kau sendirian saja ?” tanyaku yg langsung duduk di hadapan’na.
“ne oppa”
“donghae hyung ?”
“sedang pergi untuk gym, tapi nanti dia akan datang untuk menjemputku oppa”
“ah soo-ya !” panggil seorang yeoja yg kemarin bertemuku.
Dia datang langsung duduk di sebelah soo yoon, tanpa memandangku dan kurasa dia tidak menyadari keberadaanku karena aku masih menggunakan masker dan topi.
“waeyo ?” Tanya soo yoon.
“kau tau, koki di dalam barusan ijin pulang karena appa’na masuk rumah sakit. Manager han menyuruhku untuk menggantikan’na. kau sangat tau soo-ya, aku tidak bisa membuat kue. Bagaimana ini ?”

“mwo ? kenapa tidak kau tolak saja ?”
“mana mungkin aku menolak’na, aku harus bagaimana soo-ya ?”
Aku melihat raut wajah yg khawatir, kupikir aku harus membantu’na.
“aku bisa membantumu jika kau mau” tawarku.
Dia menatapku, seolah – olah bertanya siapa aku.
Aku membuka masker dan topiku, dia terkejut setelah melihatku.
“ah benar hyenie, wookie oppa pasti bisa membantumu”
“kau mau membantuku ?”
“ne, kita pergi kedapur sekarang. Soo-ya tidak apa – apa kah jika ku tinggal sendiri’an ?”
“gwenchana oppa, donghae oppa sebentar lagi akan tiba di sini”
Aku beranjak meninggalkan soo yoon, dan pergi kedapur.
Yeoja itu berjalan di belakangku.

“siapa namamu ?” tanyaku saat sudah berada di dapur.
“lee jeun hye imnida”
“ah gamsahamnida sudah menolongku ryeowook-sshi”
“panggil aku oppa saja, agar kita bisa akrab nanti’na”
“ne”
“apa yang harus kita buwad sekarang ?” tanyaku pada’na.
“double chocolate cake dan tiramisu cake oppa”
“baiklah, kita akan mulai sekarang”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

2 jam berlalu, ryeowook membantu jeun hye membuat kue pesanan.
Waktu menunjukan pukul 11.00, dan jam kerja jeun hye telah habis.
“gamsahamnida oppa. Sudah membantuku” ucap jeun hye sambil membungkuk beberapa kali.
“ne, tidak perlu sungkan untuk meminta bantuanku lagi” jawab ryeowook sambil tersenyum lebar.
“hyenie !” panggil soo yoon sambil menghampiri jeun hye dan ryowook.
“soo-ya”
“kau sudah mau pulang ?” Tanya soo yoon.
“ne, aku ikut bersamamu ya ?”
“ikut aku ? kau bersama wookie oppa saja”
“ani, aku sudah merepotkan’na tadi. jadi aku pulang bersama’na saja”
“eng…. Aku tidak bisa. Aku harus membeli sesuatu bersama donghae oppa” ujar soo yoon sambil mengandeng tangan donghae.
“membeli sesuatu ? kau tidak bilang apapun tadi” Tanya donghae yg kebingungan.
“kau ini pelupa oppa !” kata soo yoon sambil menyikut perut donghae.
“aishh, appo chagi !” ringgis donghae.
“wookie oppa, bisakah ku titip sahabatku ini ? aku harus pergi dengan ikan ini. Kalau tidak buru –buru toko itu akan tutup. Annyeong hyenie, annyeong oppa”
Soo yoon langsung pergi sambil menarik donghae yg masih kebinggungan, meninggalkan jeun hye dan ryeowook.
“memang’na kau mau membeli apa chagi ?” Tanya donghae sambil berjalan menuju mobil’na.
“ani ! aku berbohong agar mereka bisa pulang berdua saja oppa” jawab soo yoon sambil tertawa.
“kau, selalu saja bisa membuat alasan” kata donghae sambil mengacak rambut soo yoon.

“oppa, bolehkah aku ikut bersamamu ?” Tanya jeun hye dengan hati – hati.
“tentu saja, kajja” ajak ryeowook.
Jeun hye mengikuti langkah ryeowook dari belakang.
Tiba – tiba ryeowook menghentikan langkah’na, membuat jeun hye menabrak’na.
“ah mianhae oppa”
“itu salahku yg berhenti tiba- tiba. Kenapa kau berjalan di belakangku ? berjalan lah d sampingku hyenie”
“ne oppa”
Ryeowook mulai melangkah lagi, dan jeun hye berjalan di samping’na.
“kenapa diam saja ? bukankah kau ini anak yg cerewet ?” Tanya ryeowook sambil menyetir.
“aku hanya binggung apa yg harus di bicarakan”
“anggap saja aku temanmu, jadi tidak usah sungkan”
Jeunh hye tersenyum mendengar perkataan ryeowook.
‘sesungguh’na aku ingin lebih dari sekedar berteman denganmu oppa’ pinta jeun hye di dalam hati.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Ryeowook POV

Dalam seminggu setiap hari aku selalu datang ke handle & Gretel.
Entahlah, apa yg membawaku kesini. Tapi yg jelas aku hanya ingin melihat’na.
“yak ryeowook, kau lihat siapa ?” Tanya kyuhyun yg membuatku memandang’na.
“aku… aku tidak melihat siapa – siapa” jawabku dengan gugup.
“aishh jinjja ? kalau begitu kau mendengar perkataan kami berdua barusan ?” Tanya donghae hyung sambil menaikan 1 alis’na.
“engg, kalau itu aku tidak dengar hyung”
Mereka berdua saling menatap dan tersenyum evil.
Aigoo, perasaanku tidak enak.
“jika kau menyukai’na akui saja” ucap kyuhyun sambil menyeringai.
“ne, jangan sampai yeoja itu direbut namja lain” kali ini donghae hyung menambahi dan menyeringai.
“yak ! apa yg kalian bicarakan”

Prangggg.
Tiba – tiba bunyi gelas terjatuh terdegar.
Aku segera menolehkan pandangan menuju asal suara itu.
Ku lihat jeun hye sedang berlutut untuk mengambil pecahan gelas itu.
“aarrrggghhhh !” teriak’na yg membuatku beranjak dari dudukku dan menghampiri’na.
Kulihat telapak tangan’na berdarah dan mengeluarkan banyak darah.
“gwenchana ?” tanyaku dengan nada panik.
Ya sekarang aku khawatir sekali, dan aku tidak dapat menyembunyikan perasaan ini.
“gwenchanayo oppa” ucap’na sambil menahan sakit.
“ikut aku, akan ku obati lukamu itu”
Aku menarik’na kedalam dapur untuk mengambil kotak p3k.
Kukeluarkan betadine, dan ku oleskan keluka’na.
Dia mencengkram lenganku denganku, membuatku agak meringis kesakitan.
Tapi kubiarkan saja, pasti dia mencengkram lenganku karena menahan sakit.
Setelah selesai ku balut tangan kanan’na dengan kasa.
“selesai” ucapku.
“gomawo oppa”
“ne, hati – hati jika bekerja hyenie”
Dia kembali memamerkan senyum’na kepadaku yg membuat jantungku berdegup kencang.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

Keesokan hari’na, soo yoon dan taehyun memutuskan untuk membantu jeun hye itu, karena tangan kanan jeun hye yg masih terluka, dan dia tidak dapat bekerja dengan maksimal.
“sudah kau bekerja saja di balik mesin kasir. Biar aku dan tae-ya yg bekerja di luar” jelas soo yoon sambil mendorong jeun hye masuk kedalam.
“ne eonni, kau di dalam saja” tae hyun menambahi.
“ayo tae-ya kita mulai bekerja !” teriak soo yoon sambil mengepalkan tangan’na.
“ne eonni, fighting !”

“annyeong tuan, mau pesan apa ?” kata soo yoon dengan ramah sambil mengeluarkan buku dan ballpoint dari celemek’na (?).
“aku mau pesan park soo yoon satu” seru namja itu.
“ne, park soo… mwo ? kau memesanku ?” Tanya soo yoon sambil menatap namja itu.
Namja itu melepaskan topi dan masker’na.
“yak oppa ! jangan mengangguku ! aku sedang bekerja !” ucap soo yoon sambil memukul bahu donghae.
“yak appo !” ringgis donghae.
“siapa suruh memesan yg macam – macam”
Soo yoon berbalik, tapi donghae menahan’na.
“aku mau pesan kenapa kau pergi ?”
“kau mau pesan apa donghae-sshi ? kali ini yg benar, jangan becanda !” ancam soo yoon.
“seperti biasa, kau ini kan sangat tau diriku chagi-ya” kata donghae sambil memedipkan mata kanan’na.
Soo yoon berdecak lalu kembali ke meja kasir.

“hyung !” panggil ryeowook yg langsung duduk di hadapan donghae.
“kau lagi ? kenapa kau setiap hari datang kemari ?”
“memang’n tidak boleh aku datang ke café milik hyungku ?”
“bilang saja kau ingin melihat’na”
“hyungg”
“percayalah padaku wookie, kau menyukai’na”
Ryeowook terdiam memikirkan perkataan donghae.

Tak lama berselang soo yoon datang dengan sepiring strawberry chese cake di tangan kiri’na.
“ini oppa” ucap’na sambil piring itu di atas meja.
“aigoo ! tanganmu kenapa yoonie ?” Tanya donghae yg melihat tangan kanan soo yoon merah seperti melepuh.
“tadi tanganku tersiram kopi panas oppa. Tapi sudah di obati tadi”
“mengapa tidak kau katakan padaku ?”
“aku….”
“ayo kita kerumah sakit” kata donghae sambil menarik soo yoon.
“tidak perlu oppa, kan sudah di obati”
“tidak ! kau harus ikut aku kerumah sakit” bentak donghae.
*ishh, dongee lebay ni. Tapi gak pa pa, berarti dia sayang ama author popo hae*
“ne, tapi tunggu sebentar. Wookie oppa, tolong bantu di dapur. Koki kim tadi pulang karena appa’na masuk rumah sakit lagi” kata soo yoon yg mulai menjauh dari ryeowook karena di tarik donghae.

Ryeowook mulai berjalan kearah dapur.
Saat sesampai’na d depan pintu dapur, ryeowook tertawa melihat jeun hye sedang menatap bahan – bahan kue di depan mata’na.
“mengapa tidak mulai membuat ?” Tanya ryewook yg membuat jeun hye terkejut.
“kau tau oppa, aku tidak bisa membuat kue”
“mari kutunjukan cara berbuat kue”
Ryeowook mulai mengambil bahan – bahan kue tersebut.

Taehyun mengintip mereka berdua dari pintu dapur, dan tertawa sendiri *dia gila ! nyahahahahah !*
“yak ! apa yg kau lakukan di sini ?” kata kyuhyun tepat didepan telinga taehyun.
“omona !” teriak taehyun yg langsung berbalik.
Kyuhyun hanya menatap’na dan tertawa.
“aku mengagetkan ku saja !” bentak taehyun.
“tidak baik mengintip orang sedang pacaran” goda kyuhyun.
“siapa yg mengintip ! aku hanya melihat saja” elak taehyun.
“sudah terbukti, masih mengelak saja”
Taehyun mendengus kesal, lalu membalikan badan melihat ryeowook dan jeun hye lagi.
“ sebentar lagi akan ada pasangan baru” kata kyuhyun sambil menunjukan senyum evil’na menatap ryeowook dan jeun hye.
“aishh jinjja ?” Tanya taehyun antusia.
“ne. hey, aku lapar. Ambilkanku kue yang banyak”
“ck ! menyusahkan !” kata taehyun yg berjalan melewati kyuhyun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Beberapa hari ini, ryeowook dan jeun hye semakin dekat.
Ryeowook terus datang ke handel & Gretel untuk menemui jeun hye.
“hyung, mala mini kupinjam cafemu” Tanya ryeowook kepada yesung melalui handphone.
‘untuk apa ?’ yesung menanyai ryeowook balik.
“nanti kau tau hyung, boleh ya kupinjam setelah tutup nanti ?”
‘baiklah, kau boleh memakai’na nanti’
“gomawo hyungg !”

Ryeowook berjalan masuk kedalam dapur handel & Gretel .
“koki kim, bolehkah aku meminjam dapurmu sebentar ?”
“ne tentu saja” jawab koki kim.
“ah gamsahamnida, oh ya 1 lagi koki kim. Jangan biarkan jeun hye masuk kedalam dapur”
“akan ku pastikan dia tidak akan masuk ryeowook-sshi”
“gamsahamnida koki kim ! kau memang koki terbaik”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jeun Hye POV

Aishh, mengapa aku tidak di perbolehkan masuk kedalam dapur ?
Apa karena aku tidak bisa masak ?
Ck, benar – benar aneh semua orang di sini.

Waktu menunjukan pukul 00.00.
Saat’na toko ini tutup.
Seperti biasa 2 couple yg selalu membuatku iri itu menghampiriku.
“yak hyenie, aku pulang dulu ya. Sampai jumpa. Jangan merindukan aku !” kata soo yoon sambil mengayunkan tangan kanan’na yg sedang di genggam donghae oppa.
“aku tidak pernah merindukamu eh !” balasku.
Satu pasangan pergi, tinggal pasangan yg sering sekali bertengkar hanya karena masalah kecil.
“eonni, aku pulang dulu yah” kata taehyun sambil melambaikan tangan’na padaku sambil memainkan tangan kyuhyun yg melingkar di leher’na.

Ah aku lupa !
Mengapa mereka meninggalkan aku sendiri ? lalu aku pulang bersama siapa ?
Aigoo pabo-ya.
“yak yak ! tunggu aku !” teriakku.
Tapi usaha ku sia – sia, karena mobil audi silver dan hyundai hitam itu sudah meninggalkanku.
Aigoo aku pulang denga siapa malam seperti ini ?
Ku lihat lampu di dalam café masih menyala.
Apa masih ada orang di dalam ?
Aku masuk kedalam saja, siapa tau ada orang yg bisa kutebengi. Kekekeke ~

Aku membuka pintu perlahan – lahan.
Aku terkejut setelah melihat sebuah meja makan yg diterangi cahaya lampu tetapi di sekitar meja itu gelap gulita.
Kerjaan’na siapa ini ?
“hyennie” panggil seseorang yg keluar dari dapur sambil membawa sebuah kue.
“oppa, kenapa kau di sini ?”
“duduklah kesini, dan cicipi kue ini”
Aku menuruti’na dan duduk di meja itu.
Dia memotongkan kue itu lalu menyerahkan’na padaku.
“makanlah ini”
“ne, gomawo oppa”
Aku mengambil garpu untuk memakan kue itu.
Ku belah dua kue itu.
Tunggu, ada yg aneh dengan kue ini, ada benda yg berkilau d dalam kue itu.
Ku tarik benda itu keluar dari potongan kue itu.
“omona !” teriakku setelah melihat kalung dengan liontin berbentuk spatula *terinsipari dari spongebob. Bahahahahah !”
“itu untukmu hyenie” kata wookie oppa.
“jinjja ?” tanyaku tak percaya.
Ryeowook oppa berdiri dari kursi’na dan berlutut d sampinku.
“ne, would u be my girl lee jeun hye ?” tanya’na.
“eng…”
Aku kaget semua ini, kim ryeowook biasku yang paling aku sayangi menyatakan perasaan’na padaku ?
“jeun hye ?” panggil’na.
“ne oppa, I want to be ur girl” kataku dengan mantap.
Aku bangun dari kursiku, dan ryeowook oppa juga berdiri.
Dia mendekatkan wajah’na padaku.
Aigoo, dia mau menciumku ?
Kupenjamkan mataku, karena ini ciuman pertamaku.
“aigoo !” teriak sesorang yg membuatku membuka mataku.
Aishh ! penganggu !
Soo yoon menghampiri kami berdua dan tersenyum lebar.
“aku minta kue’na ya oppa” kata’na sambil memotong kue.
“ah chagi-ya, kau meninggalkanku. Aku juga mau makan kue ini” ucap donghae yg langsung berdiri di samping soo yoon.
Soo yoon menyuapkan kue itu ke donghae.
Kulihat ryeowook oppa tersenyum memandang couple ikan itu.

Cup ~
Kukecup pipi kanan’na, yg membuat dia terkejut.
“saranghae oppa” bisikku.
“nado hyenie” balas’na dan memelukku erat.

FIN ~

2 thoughts on “Handel and Gretel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s