I love U, My Bos ! Part 1 ~

I love U, My Bos !

Cast :

  • § Park Soo yoon
  • § Jung Yunho
  • § Lee Donghae

Support cast :

  • § Cho taehyun
  • § Choi Siwon

*Part 1*

Yunho POV

Ku letakan ballpoint yg sedang kugunakan.

Tubuhku terasa sangat lelah, tp aku tidak mau berhenti bekerja sedetikpun.

Aku takut pikiranku akan melayang kepada gadisku lg. ah bukan, lebih tepat’na mantan gadisku.

Aku melihat dua buah foto yg terpajang manis d samping kananku.

1 foto gadis itu, dan 1 foto lg fotoku bersama dengan’na.

Aku mengambil salah 1 foto itu, dan memandang’na lekat2.

“ara, kau tau aku sangat merasa kesepian tidak ada kau d sampingku”

“aku benar2 merindukanmu”

Pikiranku mulai melayang saat 2 bulan yg lalu, bagaimana dia memutuskan pertunanganku dengan’na.

-Flash Back-

“yunho-ah ?”

Seorang gadis cantik menghampiri yunho yg sudah menunggu’na.

“ah, kau sudah datang ?”

“mianhae, kau sudah membuat kau menunggu lama. Kau tau, begitu banyak pemotretan tadi”

“arrasso. Aku sudah memesankanmu makan”

“yunho-ah, besok aku akan pergi ke paris”

“mwo ? untuk apa ? kau ingin liburan ?”

“ani. Aku… aku mendapat tawaran menjadi model d sana selama 1 tahun”

“kenapa kau baru mengatakan’na sekarang ?”

“aku takut kau tidak mengijinkanku, maka’na aku baru mengatakan sekarang padamu. Mianhae”

“kau tidak boleh pergi”

“kata managerku, ini kesempatan baik untukku yunho-ah. Jd, biarkan aku pergi”

“aku tidak akan pernah mengijinkanmu pergi ara-ya”

“dengan atau seijin darimu, aku akan tetap pergi”

Gadis itu pergi meninggalkan yunho.

“ara-ya ! kembali !” teriak yunho.

Dia lalu berlari mengejar ara, dan menarik tangan’na.

“tak tahukah kau kita akan menikah 3 bulan lg ?”

“aku tau, aku sangat tau. Tp tidak bisakah kita menunda pernikahan kita ?”

“ara-ya ! kau tau apa yg sekarang kau ucapkan ?”

Ara melepaskan tangan yunho dari lengan’na.

“aku sangat mengharapkan kesempatan ini yunho-ah. Jebal, ijinkan aku pergi”

“tidak !”

“terserah kau, aku akan tetap pergi besok !”

“ara !”

Ara berlari kearah mobil’na, dan masuk ke dalam.

“ara ! kau tidak boleh pergi ! yak ! dengarkan aku !”

Ara tidak memperdulikan teriakan yunho, dia terus melajukan mobil’na.

-Flash Back end-

“seharus’na kau mendengar dulu alasanku, mengapa aku tidak mengijinkanmu pergi ara-ya”

Aku… aku tidak pernah bisa jauh darimu.

Aku begitu membutuhkanmu untuk selalu berada d sampingku, karena itu aku tidak mengijinkan pergi.

Kau sudah berpacaran denganku selama 5 tahun, tp mengapa kau tidak juga mengerti diriku ?

Aku menaruh foto itu kembali ketempat’na.

Membereskan berkas2 yg berserakan d mejaku, dan memasukan’na ke dalam tas.

Aku berjalan keluar ruangan dan berhenti tepat d depan meja sekretarisku.

“ku mohon tuan, pulang lah sebelum jam 9 nanti. Aku takut kau akan sakit jika kau pulang terlalu malam”

Aku teringat kata2 gadis itu sebelum ia pulang.

Ku merilik jam tanganku. Sekarang tepat pukul 10.

Aku mulai melangkahkan kaki lg menuju parkiran mobil, dan bergegas pulang ke apartemenku.

**********************************************************

Soo Yoon POV

Matahari pagi yg masuk lewat jendelaku mengangguku tidur.

Aku baru tidur 2 jam, setelah semalam’an menangis.

Aku beranjak dari tempat tidurku, menatap nanar bayangan diriku sendiri d cermin besar samping tempat tidurku.

Mataku bengkak seperti panda, bagaimana kau bisa terlihat cantik d depan’na kalau kau seperti ini.

Aku membuang napas panjang, tp dia tidak akan melihatmu walau kau dandan habis2’an.

D mata hanya ada seorang gadis.

Tp kau harus bersemangat park soo yoon.

Jgn menyerah sekarang, fighting !

Aku mengepalkan tanganku, untuk menyemangati diriku sendiri

Aku berlari ke arah dapur untuk membuatkan’na makanan.

Semoga hari ini, hari keberuntunganmu soo yoon !

**********************************************************

Jam delapan kurang lima menit, aku sudah sampai d kantorku.

Aku duduk manis d mejaku bekerja, sambil merangkai bunga mawar merah.

Setelah selesai ku rangkai, aku berjalan ke ruangan direktur untuk menaruh’na d meja kecil sebelah meja kerja’na iti.

Hhhmmmmmm ~

Aku menghirup dalam2 wangi bunga itu.

“semoga kau bisa membuat priaku tenang dengan aromamu”

Aku berbalik, dan kembali ke tempat asalku.

Aku membuka jadwal untuk direktur jung hari ini.

Ternyata nanti jam 5 sore dia ada rapat d seoul hotel.

Aku melihat pintu lift terbuka, pasti itu direktur jung.

Yah d lantai ini, d khususkan hanya untuk ruangan direktur jung dan tentu’na ruangan aku.

“selamat pagi direktur” sapa ku sambil berdiri dan membungkukan badan.

“mmm” jawab’na yg lalu masuk ke dalam ruangan’na.

Aku menghela napas, lg2 dia seperti itu setiap hari. Hanya menjawab salam ku dengan jawaban ‘mmm’.

Tp aku cukup senang, karena dia sudah mau menjawab salamku.

Aigoo, hari ini dia benar2 lebih tampan dari biasa’na.

Dia memakai kemeja hitam, jas dan celana putih, serta syal kecil d leher’na.

Jeongmal neoumu kyopta tuan direktur !

Aku kembali duduk, dan melanjutkan pekerjaanku.

**********************************************************

Karena terlalu sibuk bekerja, hingga waktu jam siang sudah terlewati setengah jam.

Omona, sudah jam segini.

Bola mataku memutar, melihat’na yg sedang asik dengan pekerjaan’na.

“jika aku lupa dengan jam makan siang, kau pasti tidak akan makan tuan direktur”

Aku mengambil bekal yg sudah kubuat, dan mengantarkan’na.

“tuan sudah waktu’na makan”

Dia tidak bergeming, masih sibuk mengotak-ngatik laptop’na.

Aku meletakan bekal itu d meja’na, lalu mengamati’na dari atas sampai bawah.

Aku benar2 menyukai baju’na yg ia pakai sekarang.

Apalagi keaadaan’na sekarang, 3 kancing kemeja dari atas terbuka memperlihatkan dada’na yg bidang dan dasi’na mengendur dari kerah kemeja’na.

“aku sudah tau, dan aku akan makan setelah menyelesaikan ini” kata’na yg membuatku terkejut.

“ne tuan, kalau begitu aku kembali ke mejaku dulu”

Aku berlalu meninggalkan’na, dan kembali ke mejaku.

Aku melihat dia mengambil bekalku dan memakan’na. Walaupun pandangan’na tidak lepas sedikitpun dari layar laptop.

Akupun memakal bekal untukku sendiri.

Jam dinding sudah menunjukan pukul 16.30.

Aku harus memberitahu’na, tentang rapat itu.

Aku bergegas berjalan untuk keruangan’na.

“tuan, anda ada meeting jm 5 nanti dengan perusahaan konstruksi”

“arraso, sebentar lg aku akan pergi”

Aku kembali, utuk memberes2kan barang2ku.

Karena aku sekretaris’na, maka aku harus menemani’na kemana2.

Dia keluar dengan keadaan masih berantakan seperti tadi.

“mari pergi” kata’na.

“chakaman tuan”

Dia membalikkan badan, dan menataku binggung.

“anda tidak mungkin pergi rapat dengan baju seperti itu tuan”

Dia meraba2 kemeja’na, dan berteriak “omona !”

Aku menghampiri’na, “mari tuan, biar aku bantu memakaikan dasi”

Aku membuka ikatan dasi, dan melipatkan’na lagi d kerah baju’na. sedangkan dia, mengkancingkan kembali 3 kancng’na yg terlepas.

Aigoo, jika d lihat aku dengan’na seperti sepasang suami istri saja.

Ah babo-ya, jgn berpikiran terlalu jau park soo yoon. Itu adalah hal yg tidak mungkin pernah terjadi.

“sudah ?” tanya’na.

“ne”

“mari berangkat”

Aku hanya mengikuti’na dari belakang.

Sudah bisa berpergian dengan’na pun aku sudah sangat2 senang, walau karena urusan pekerjaan.

**********************************************************

Kurang dari 15 menit, kami sudah sampai d seoul hotel.

Ah aku sangat suka, 1 mobil dengan’na. Aku bisa puas memandang’na, dari pantulan kaca mobil.

yah, walaupun sepanjang perjalanan ia hanya terdiam saja.

Aku berjalan d belakang’na, dan menunggu lift.

“yunho-ah” panggil seorang pria.

Yunho dan aku berbalik, untuk melihat siapa yg memanggil.

Mataku membulat melihat sosok yg memanggil yunho.

“lee donghae ? kau kah itu ?” ucap yunho.

“ne, aku lee donghae. Sahabatmu saat d oxford university. Kau melupakanku ?”

“ah tentu saja tidak” balas yunho sambil memeluk donghae.

Betulkah dia lee donghae sunbaenimku dulu saat d sma ? Seorang sunbaenim yg merebut cinta pertamaku dan pernah dekat denganku dulu ?

“sedang apa kau d sini dan bersama dengan siapa kau ke sini ?”

“aku akan rapat d atas, dan aku bersama dengan sekretarisku. Sekretaris park, perkenalkan sahabat terbaikku saat d inggris dulu”

Aku melangkahkan kakiku selangkah, dan mengulurkan tanganku.

“annyeong, park soo yoon imnida” sapaku.

Melihat wajahku, dia membulatkan mata’na dan terkejut.

“yak donghae-ah, ada apa ?”

“ah ani, annyeong lee donghae imnida”

Aku dan donghaepun saling berjabat tangan.

Dia tidak berubah, dia masih seperti lee donghae yg kukenal dulu. wajah’na yg polos membuatku begitu menggilai’na.

“lalu, apa yg membuatmu kesini donghae-ah ?”

“aku juga akan menghadiri meeting” jawab’na dengan pandangan yg tidak terlepas dariku.

“kalau begitu, mari kita bersama2 ke atas”

“eng, tuan. Aku ingin ke toilet dulu. Anda duluan saja, aku akan menyusul nanti”

“ne”

Setelah mendengar jawaban dari yunho, aku langsung berlari menuju toilet.

Ya tuhan, mengapa aku harus bertemu dengan’na lg. Setelah 5 tahun aku menderita karena’na, dan setelah aku sudah benar2 melupakan’na.

Meningat bagaimana dia meninggalkanku dengan status yg masih menggantung dan mengoreskan luka yg sangat dalam d hatiku.

Aku benar2 tidak percaya ini.

**********************************************************

Author POV

Mereka bertiga, soo yoon, yunho, serta donghae keluar gedung hotel.

Sepanjang rapat, soo yoon hanya diam seribu bahasa. Berbeda dari biasa’na.

“tuan, aku pulang sendiri saja”

“waeyo ? sudah tak apa2 biar aku antar, seperti biasa’na”

“aku… aku ada janji dengan temanku”

“kau ada janji dimana ? biar aku antar saja. Ini sudah larut malam, tidak baik wanita jalan sendirian”

“tidak usah tuan, aku bertemu denganku d café dekat sini”

“kau yakin ?”

“sangat yakin tuan. Aku permisi dulu. Annyeong tuan, annyeong donghae-sshi”

Soo yoon berjalan meninggalkan yunho dan donghae.

Pandangan donghae terus menatap kearah soo yoon, walaupun ia sudah berjalan menjauh.

“yak donghae-ah. Ada apa denganmu ?”

“ah ani”

“kau aneh sekali. Sekarang kau mau kemana ?”

“aku rasa aku akan pulang, lain kali kita pergi minum bersama yunho-ah”

“ne”

Mereka berduapun berpisah.

**********************************************************

Soo yoon memasuki sebuah café. Dia mencari sosok chingu’na.

“yak cho taehyun” panggil soo yoon seraya menarik bangku d sebelah’na.

“waeyo ? kau meneleponku tiba2 seperti itu”

Cho taehyun, seorang sahabat baik dari park soo yoon saat mereka d sd.

Mereka sangat mengerti satu sama lain’na, dan terbuka satu sama lain’na juga.

Soo yoon hanya terdiam.

“apa ini ada hubungan’na dengan bosmu ? sudah kubilang, jgn menyukai’na tp kau masih bersi keras” Tanya taehyun sambil memainkan handphone’na.

“bukan itu, aishhh !”

“terus apa yg terjadi ?”

“aku…. aku bertemu dengan lee donghae”

“mwo ? donghae katamu ? pria yg pernah membuatmu seperti orang gila selama 5 tahun ?”

Taehyun terkejut mendengar’na, dan langsung menaruh handphone’na.

“ne. kau tau dia tidak berubah sedikitpun saat 5 tahun yg lalu dia meninggalkanku. Dia adalah sahabat dari yunho saat d inggris”

“lalu, apa yg kau lakukan ?”

“pura2 tidak mengenali’na”

“seharus’na, kau menanyakan mengapa 5 tahun yg lalu dia meninggalkanmu begitu saja”

“aku… aku tidak sanggup menanyai’na. itu membuat aku terluka lg, mengingat kejadian itu”

-flashback-

“aku tunggu kau di menara seoul jam 7 nanti” kata donghae,

soo yoon yg sedang duduk manis d kelas’na pun terkehut dengan perkataan donghae.

“sunbaenim”

“aishh, panggil aku oppa !”

“ne oppa”

“datang atau tidak, aku akan tetap menunggumu yoonie-ah”

tanpa mendengar jawaban soo yoon, donghae berlalu meninggalkan soo yoon yg berdiri mematung.

“park soo yoon ! dia mengajakmu kencan lg ?” tanya taehyun.

“ne”

“aisshhh, ini sudah kesepuluh kali’na dia mengajakmu kencan. tp dia tidak kunjung menyatakan perasaan’na terhadapmu. aku takut dia akan mempermainkanmu saja”

“tidak mungkin. aku yakin dia akan menyatakan semua’na padaku nanti malam”

soo yoon pun mempersiapkan diri sebaik2’na.

pukul 7 kurang 10 menit soo yoon menunggu donghae.

1 jam

2 jam

3 jam, tp donghae tidak kunjung2 datang.

soo yoon sudah hampir membeku kedinginan karena menunggu donghae.

soo yoonpun jatuh pingsan dan masuk rumah sakit.

semenjak itu, donghae tidak pernah datang menemui soo yoon.

-flashback end-

“apa yg selanjut’na kau lakukan ?”

“aku tidak tau”

“aishh, kau ini !”

Dddrrrttt Dddrrrttt Dddrrrttt

Tiba2 handphone taehyun berbunyi, dengan segera dia mengangakt telefon itu.

“yeoboseyo ?”

‘chagi-ya, aku sudah d depan kau mau aku masuk atau menunggu d luar ?’

“kau tunggu d luar saja oppa. Aku akan keluar sekarang”

Taehyun menutup sambungan telefon’na.

“aku pergi dulu, siwon oppa sudah menungguku d luar. Nanti aku aka meneleponmu”

“ne”

Taehyun berlari keluar menuju siwon yg sudah menunggu’na.

Mereka berdua melambaikan tangan kearah soo yoon, dan ia membalas’na.

Soo yoo menghela napas, “aku iri melihat mereka berdua. Sudah berpacaran selama 4 tahun dari saat mereka berdua sama2 duduk d bangku sma. Tp kau soo yoon, 2 kali mengalami masalah cinta yg sulit. Dulu kau d tinggalkan orang kau cintai, dan sekarang kau mencintai pria yg hanya ada wanita lain d mata’na”

**********************************************************

Soo yoon berjalan menelusuri jalanan seoul yg masih ramai, pada jam sudah menunjukan pukul 11.00.

Saat berjalan, dia menangkap sebuah sosok yg sangat dia kenal.

“direktur jung !” panggil’na saat yunho memasuki sebuah club malam.

Soo yoonpun mengikuti yunho hingga masuk ke dalam.

Yunho duduk d meja dekat bartender dan memesan sebuah minuman. Sedangkan soo yoon, duduk d dekat’na untuk memantau yunho.

“aigoo, dia memesan minuman beralkohol. Itu akan membahayakan perut’na” guman soo yoon.

Berjam2 soo yoon dengan setia menunggu yunho minum.

Sekarang sudah menunjukan pukul 1.30, dan yunho sedang terbaling lemah d atas meja.

Soo yoon menghampiri’na.

“direktur, irrona” panggil’na, tp yunho tidak bergeming sedikitpun.

“ahjusshi, bisakah kau membantuku membawa’na ke mobil ?” Tanya soo yoon pada security d club itu.

“ne”

Ahjusshi itu membantu soo yoon mengangkat tubuh yunho ke mobil.

“gamsahamnida ahjusshi” ucap soo yoon sambil membungkuk.

Soo yoon masuk kedalam mobil, dan memandang bos yg tertidur d bangku sebelah pengemudi.

“lagi2 kau menyiksa dirimu, kau sama saja dengan menyiksa diriku kalau kau seperti ini direktur” kata soo yoon sambil memegang pipi yunho.

“bukalah mata dan hatimu, aku mencintaimu dengan tulus yunho-sshi”

Soo yoo memasangkan sabuk pengaman kepada yunho, dan juga diri’na.

Ia mulai menyalakan mesin mobil dan memacu mobil.

**********************************************************

Soo yoon memapah tubuh yunho memasuki apartemen mewah’na.

Dengan susah payah soo yoon membawa pria yg d cintai’na itu masuk kekamar’na.

Sesampai’na d kamar, dia membaringkan yunho d tempat tidur’na.

Dibuka’na sepatu, jas dan kemeja yunho. Hingga sekarang yunho topless.

“aku pulang dulu tuan direktur”

Saat soo yoon beranjak bangun dari tempat tidur’na, tiba2 yunho menarik soo yoon kedalam pelukan’na.

“ara, bogoshippo” kata2 yg terlontar dari mulut yunho.

“mianhae tuan, aku bukan ara-sshi”

Yunho menidurkan soo yoon d samping’na, sambil memeluk erat soo yoon.

“ara saraghae, jeongmal ! “

Soo yoon mencoba melepaskan pelukan itu, tp mustahil bagi’na. karena tenaga yunho lebih kuat d bandingkan dengan diri’na.

“jgn kau tinggalkan aku lagi” ucap yunho.

Kemudian yunho langsung melumat bibir soo yoon.

“mmmmppphhh, tuan !” teriak soo yoon d sela2 ciuman’na.

Bukan’na berhenti mendengar teriakan soo yoon, ia malah semakin melumat bibir soo yoon.

Dia bisa merasakan alkohol melalui bibir yunho yg sedang mencium’na.

Soo yoon tetap menutup rapat2 bibir’na, tp yunho mengigit bibir bawah soo yoon sehingga gadis itu membuka mulut’na.

lidahpun masuk ke dalam rongga mulut soo yoon.

1 menit

2 menit

3 menit, yunho belum menghentikan ciuman’na.

Hingga d menit keempat yunho melepaskan ciuman’na, lalu tertidur dengan posisi memeluk soo yoon dengan erat.

“kau tau tuan direktur, tadi itu adalah ciuman pertamaku” ucap soo yoon dengan lirih.

Air mata’na mengalir dengan sangat keras.

D satu sisi dia senang karena yg merebut ciuman pertama’na adalah seorang jung yunho, tp d satu sisi lain’na hati’na sakit.

Yunho mencium’na, karena pria itu menganggap diri’na adalah ara yg notaben’na mantan tunangan’na yg sangat ia rindukan.

“kenapa kau harus berbuat ini padaku tuan ?”

Soo yoon terus menangis d pelukan yunho.

**********************************************************

Keesokan hari’na, yunho merasakan tubuh yg sedang dia peluk.

Dengan perlahan dia membuka mata’na, melihat siapa orang yg ada dalam d pelukan’na sekarang.

ia sangat berharap itu adalah ara, walaupun itu hal yg sangat mustahil

Begitu terkejut’na dia, saat melihat sekretaris’na sedang tertidur d pelukan’na.

“apa yg terjadi semalam ?” ucap yunho.

Dia mendapati diri’na tidak memakai baju.

‘apa yg sebenar’na terjadi ? mengapa sekretaris park bisa ada d dalam pelukanku seperti ini ? aisshh ! aku benar2 tidak ingat apa yg terjadi semalam !’ runtuk yunho d dalam hati’na.

Yunho memandang gadis d sebelah’na, dari atas sampai bawah.

‘tp ia masih menggunakan baju lengkap. Lalu jika tidak terjadi sesuatu semalam, mengapa ada bekas air mata d pipi’na ?” Tanya yunho d dalam hati.

Memang d kedua pipi soo yoon terdapat bekas air mata, yg ia keluarkan semalam.

Soo yoon mulai bergerak, dan perlahan membuka mata’na.

Melihat yunho sedang menatap’na dengan tatapan kebinggungan, ia langsung terbangun.

“apa yg terjadi semalam ?”

“tidak terjadi apa2 tuan”

“mengapa kau bisa ada d sini ?”

“semalam aku tidak sengaja bertemu denganmu d club malam. Kau terlihat sangat mabuk tuan. Jadi aku membawamu pulang, dan…”

“lanjutkan perkataanmu”

“dan kau menarikku kepelukanmu. Aku sudah berusaha lepas, tp aku tidak bisa tuan. Tolong, maafkan aku tuan”

Soo yoon tidak bercerita tetang semalam, dimana yunho merebut ciuman pertama’na.

“jeongmal ? tidak terjadi apa2 semalam ?”

Pertanyaan yunho membuat soo yoon mengingat kejadian semalam, ia mulai menangis.

Menyadari soo yoon mulai menangis. Yunho semakin panik.

“katakanlah, apa yg terjadi semalam ?”

“tidak… tidak terjadi apa2 semalam tuan”

Soo yoon beranjak dari tempat tidur yunho.

Saat soo yoon ingin keluar kamar, yunho menahan tangan’na dan membalikan badan soo yoon.

“jgn takut, katakanlah jika memang terjadi sesuatu semalam. Aku akan bertanggung jawab terhadapmu, aku bukan pria pengecut yg meninggalkan seorang gadis yg sudah ia tiduri”

“benar tidak terjadi apa2 tuan”

“lalu mengapa kau menangis seperti ini ?”

“tidak, tidak ada apa2 tuan. Sudah, tuan tidak usah mengungkit kejadian semalam karena memang tidak terjadi apa2 antara aku denganmu tuan”

Soo yoon meninggalkan yunho yg berdiri mematung.

“kalau tidak terjadi apa2 semalam, kenapa kau menangis seperti itu ? seakan2 aku telah menyakitimu sekretaris park”

**********************************************************

Sepulang’na dari apartemen yunho, soo yoon pergi ke sungai han untuk menenangkan diri.

Dia duduk memandangi sungai han yg tenang itu.

Kejadian semalam meninggalkan luka yg begitu dalam d hati’na.

“mengapa saat kau menciumku, kau membayangkan wanita itu direktur ?”

Soo yoon menundukan kepala.

“mengapa tuhan, mengapa kau harus menulis takdirku seperti ini ? tidak bisakah aku berbahagia sedikit saja ? bukan maksudku aku tidak menghargai hidupku tuan, tp jika begini terus aku sudah tidak sanggup”

Soo yoon berdiri melangkahkan kaki’na mendekati sungai han.

“maafkan aku appa eomma, tp aku sudah tidak kuat lg dengan ini semua”

Saat soo yoon ingin melompat kedalam sungai han, tiba2 sebuah tangan menarik’na ke dalam pelukan pria itu.

“kumohon jgn lakukan itu” ucap pria itu sambil membekap erat tubuh soo yoon.

Soo yoon menadahkan kepala’na, dan menatap pria itu.

Betapa terkejut’na ia melihat wajah pria itu.

“kau !”

TBC ~

4 thoughts on “I love U, My Bos ! Part 1 ~

  1. Wow~ siapa itu yang menolong Soo Yoon????
    Donghae kah????
    hahahahaha . . .
    #asal tebak#

    itu marita kan??????
    Aku juga iri
    4thn pacaran?????
    Ommona~
    awet sekali, yaa

    Lanjutin eonn . . .

    gw PENASARAN
    hahahahaha . . . .

    like this lah ^^d

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s