I love U, My Bos ! [ Prolog ~ ]

I  love U, My Bos !

Cast :

  • § Park Soo Yoon
  • § Jung Yunho TVXQ

—Prolog—

Hahhhh ~

Ku hempaskan tubuhku d sandaran kursi kerjaku. Dan ku renggangkan seluruh tubuhku yg sedang pegal.

banyak sekali pekerjaanku hari ini.

Ku taruh kedua tanganku d atas meja, dan kugunakan untuk menopang daguku.

Ku perhatikan se

sosok pria yg sedang berkutat dengan kertas2 d depan’na melalui sebuah kaca yg besar. Pria yg menggunakan kemeja putih polos dengan rompi berwarna hitam.

Pria yg sangat ku kagumi, ah ani ! lebih tepat pria yg sangat ku cintai selama 1 tahun ini.

Pria yg sangat sempurna bagiku dan bagi kebanyakan wanita lain’na.

Begitu tampan wajah’na, dengan hidung’na yg mancung, mata’na yg indah, dan bibir merah’na.

ah, sungguh mengodaku !

Tidak hanya itu, pria itu adalah pewaris sebuah perusahaan no 1 terbesar d korea.

Banyak orang y

g iri dengan’na, usia’na baru menginjak 24 tahun tapi dia sudah menjadi direktur muda yg patut d perhitungkan d dunia bisnis korea.

oh iya, dia juga lulusan bisnis oxford university d inggris.

Tampan, pandai, ramah, baik, berwibawa, memiliki karisma sebagai pemimpin yg baik, pekerja keras, dan bertanggung jawab penuh terhadap sesuatu, benar2 sosok pria sempurna !

Tp d balik semua kesempurnaan itu, dia memiliki hati yg rapuh.

Tepat’na 2 bulan yg lalu, dia d tinggalkan tunangan’na.

Tunangan’na yg menjadi cinta pertama’na dan sudah menjalin hubungan selama 5 tahun, meninggalkan’na begitu saja hanya untuk mengejar karir sebagai model d paris.

Yah, tunangan

’na adalah seorang model terkenal.

Banyak orang yg iri dengan mereka.

Mereka adalah pasangan yg sempurna, yg pria direktur perusahaan terbesar d korea sedangkan wanita’na adalah seorang model terkenal.

Sungguh bodoh wanita itu, mau meninggalkan pria sesempurna dia.

Wanita itu, yg membuat dia berubah 360 derajat dari sebelum’na.

Setelah tunangan’na memutuskan hubungan’na, dia menjadi semakin keras bekerja seperti orang gila.

Datang pagi2 sekali, dan pulang larut malam hanya untuk bekerja seharian.

Tidak hanya itu, dia

juga melupakan hal makan.

Senyum’na yg ramah telah berubah menjadi senyum kesedihan, tidak banyak orang yg merasakan itu. mungkin hanya aku yg merasakan’na. aku melihat senyum yg d paksakan dari diri’na.

Kalau ku pikirkan lg, seperti’na aku tidak boleh mencintai pria seperti dia. Dia terlalu sangat sempurna untukku. Tapi rasa cintaku ini tumbuh dengan sendiri’na, tanpa ku sadari.

Sesungguh’na kenyataan yg menyatakan bahwa ia telah putus hubungan dgn tunangan’na, adalah berita yg sangat membahagiakan untukku.

Memang kedengaran’na jahat, tp ini bisa menjadi peluangku untuk mendekati’na.

Toh aku tidak

merebut’na dari tunangan’na.

Aku bertekat untuk merubah’na kembali seperti dulu, walauku pikir itu adalah hal yg sia2 san sulit.

tp tidak ada salah’na mencoba kan ?

Kringggg

Jam d meja kerja ku berbunyi.

Jarum jam menunjukan jam 12 tepat.

“saat’na makan siang” teriakku yg bersemangat.

Ku buka bekal yg sudah kupersiapkan khusus untuk’na.

Setiap hari aku selalu masak untuk’na, walaupun dia tidak pernah tau ini adalah masakanku. Tp melihat’na menghabiskan makananku saja, aku sudah senang.

Nasi campur dan telur goreng, makanan kesukaan pria sempurnaku.

Semenjak 2 bulan ini, aku selalu memasak makanan dan membawa k ruangan’na.

Jika aku tidak mengantar makanan ini, dia tidak akan makan.

Pernah suatu saat aku tidak masuk kerja, dan dia seharian tidak makan.

Keesokan hari’na, dia masuk rumah sakit karena penyakit magg’na.

Ku langkahkan kaki kearah ruangan’na.

“permisi tuan” kataku setelah memasuki ruangan’na.

“mmmm” jawab’na tanpa memandangku.

“ini saya bawakan anda makanan”

“kau taruh saja d meja” jawab’na tanpa memandangku lagi.

Aku meletakan makanan itu d meja’na, dan aku tetap berdiri sambil menikmati ketampanan’na.

ahh, neomu kyopta my bos !

Dia berhenti menulis, meletakan bolpoint’na, dan menatapku.

“arra arra, aku akan makan skrg” ucap’na sambil mengambil dan membuka bekal yg kubuatkan

Memang aku pernah bilang kepada’na, bahwa aku tidak akan keluar ruangan’na sebelum dia menghabiskan makanan’na.

Awal’na dia mendiamkanku dan membiarkanku berjam2 berdiri d hadapan’na. tp karena dia memang orang yg baik, dengan terpaksa dia melahap makanan itu dengan tidak berselera.

Aku masih berdiri mematung d dpn’na.

“kenapa masih berdiri d situ ? kau tidak pergi untuk makan siang ?”

“aku akan pergi jika anda sudah menghabiskan makanan’na tuan”

“memang’na kau tidak lapar ?”

“ani tuan”

Keriiyukkk keriiyukkk

Terdengar suara perutku yg minta makan.

Dengan segera ku pegang perutku.

Dia menatap ku, “tidak lapar kau bilang ? alarm d perutmu sudah berbunyi”

“eng…”

“kembalilah ke mejamu, lalu makan. Jgn mengingatkanku untuk makan, tp kau malah tidak makan”

“ne, tp tuan harus berjanji akan menghabiskan makanan tuan”

Dia hanya tersenyum kepadaku, sambil mengganggut.

Akupun melangkah pergi keluar untuk kembali k mejaku.

Ku hemaskan tubuhku d kursi kerjaku, lalu membuka bekal untukku dan memakan’na.

Ku tolehkan pandanganku untuk melihat pria itu, pria yg sedang makan sambil menulis kertas d depan’na.

Haaaahhh ~

Jika kau menjadi kekasihku, aku berjanji tidak akan pernah meninggalkanmu sedetikpun.

Oh ya, ngomong2 aku sangat suka ruanganku ini.

Ruangan’na dan ruanganku hanya terpisah oleh sebuah kaca transparan yg besar.

Aku selalu melihat’na dari sini, tapi dia tidak pernah menyadari’na. Ya setidak’na itu lebih baik untukku.

Kaca ini tidak hanya membawa kebahagiaan untukku, tp juga membawa kesedihan untukku.

Aku pernah melihat’na sedang bercumbu mesra dengan tunangan’na.

Betapa sakit’na hatiku melihat itu semua.

Saat itu aku berlari ke kamar mandi, dan mengunci diri untuk menangis.

**********

Kulirik jam yg ada d mejaku.

“mwo ? sudah jam 6 ? aigoo, tidak terasa sekali”

Ku bereskan kertas2 yg ada d mejaku, ku simpan dengan rapi d laci meja.

Aku mengambil tasku yg berada d atas meja.

Ku lihat dia masih sibuk bekerja.

Aku membuang napas panjang, “sampai kapan kau menyiksa dirimu sendiri ?”

Aku berjalan menuju ruangan’na.

“tuan, ini sudah jam 6”

“mmmm, arraso. Tp aku sedang banyak pekerjaan sekarang”

Aku berjalan menghampiri’na.

“biar kubantu tuan, agar kau tidak pulang terlalu malam”

“tidak usah”

Ku tarik kursi d sisi seberang meja kerja’na.

“mana yg harus kukerjakan tuan ?”

“sudah ku bilang tidak usah”

“tp aku ingin membantumu tuan. Anda lupa aku ini adalah sekretarismu ?”

“tp ini bukan jam kemburmu, jd percuma jika kau membantuku” kata’na sambil menatapku, karena sedari td dia berbicara tanpa menatapku.

“tidak apa2 jika aku tidak d bayar tuan. Aku senang sudah membantumu”

“baiklah kalau kau memaksa. Tolong bantu aku memasukan data ini ke laptopku” kata’na sembari memberikanku sebuah file dan membalik laptop’na kearahku.

Deg

Aku terkejut melihat wallpaper laptop’na, d situ d pajang foto dia yg sedang mencium pipi kanan tunangan’na.

Aku tahu, dia masih memajang foto tunangan’na dan foto mereka berdua d meja’na. dan d jari manis tangan kanan’na pun juga masih melingkar cincin tunangan’na.

Sampai detik ini, dia masih mencintai tunangan’na.

Hatiku sangat sakit.

Ku gigit bibir bawahku, agar aku tidak menangis d depan’na.

Tp lama kelamaan aku tidak bisa menahan ini, pandanganku mulai buram karena air mata.

“tuan, aku permisi ke toilet dulu” ucapku sambil beranjak dari kursi.

“mmm” jawab’na sambil menoleh kepadaku.

Aku berlari menuju toilet yg ada d ruangan’na.

Ku tutup pintu’na, lalu aku berjalan kearah cermin yg besar.

“kau bodoh park soo yoon ! benar2 bodoh !” kataku sambil memandang rendah pantulan diriku d cermin.

“kau mencintai pria yg tidak pernah memandangmu ! bahkan saat dia berbicara denganmu saja, dia jarang menatapmu !”

Kau berjalan kearah closet, menurunkan penutup’na lalu duduk d situ.

Aku menangis sejadi-jadi’na sambil membekap mulutku dengan kedua tanganku, agar suara tangisanku tidak terdengar.

Tok tok tok.

Ku dengar suara ketukan pintu.

“sekretaris park, apa kau baik2 saja d dalam ?” tanya’na saat aku sudah ada d dalam sini selama 10 menit.

“ne, aku baik2 saja tuan”

Aku tidak mendengar suara’na lg dari balik pintu.

Aku melangkahkan kakiku ke wastafel, mencuci mukaku lalu keluar.

“mianhae tuan, aku lama berada d dalam”

Dia hanya diam, sambil menulis d kertas yg ada d dpn’na.

“tuan, bolehkah aku ijin pulang ?”

Dia menghentikan aktifitas’na dan menatapku sekilas lalu melanjutkan aktifitas’na lg.

“ne, kau pulang saja”

“aku permisi tuan”

Lagi2 dia hanay terdiam sambil menulis.

Aku berjalan menuju pintu.

Ku buka knop pintu, lalu aku berhenti sebentar. Menolehkan tubuh, untuk menatap’na.

“ku mohon tuan, pulang lah sebelum jam 9 nanti. Aku takut kau akan sakit jika kau pulang terlalu malam”

“mmmm” jawab’na dgn tidak menatapku.

Aku menghela napas, dan melanjutkan langkahku.

Saat keluar ruanganku, aku terhenti dan memegang dadaku yg sesak.

Omona, pasti asmaku kambuh skrg.

Aku mengambil tabung oksigenku yg ada d dalam tas, membuka’na dan menaruh’na d hidungku.

Ku hirup tabung itu secara dalam2.

Tak pernahkah kau menatapku lebih dari 10 detik saja tuan jung ?

10 detik saja tuan, aku tidak pernah meminta lebih.

Aku tidak memintamu untuk membalas cintaku, aku hanya minta kau menatapku.

Aku mencoba berjalan lg, dalam keadaan lemas.

Tidak bisakah kau melupakan wanita yg sudah menyakitimu, dan membuatmu berubah 360 derajat seperti sekarang ?

Begitu penting’na dia untukmu tuan jung ?

TBC ~

annyeong !

aku bawa ff terbaru, tentang yeobo yunho ! *again*

ayo yeobo, perkenalkan dirimu dengan para readers *tarik2 yunho*.

“yunho said : annyeong !”

ah sudah pergi sana yeobo, aku tak rela para readers melihatmu lama2 #plakplok

saia gak tau ini ff bagus apa kagak.

kalo gak bagus, gak pgn d lanjutin si.

okey, saia permisi dulu, mau candle light dinner dulu sama yeobo.

ahahahahah.

see u next part ! *popo*

5 thoughts on “I love U, My Bos ! [ Prolog ~ ]

  1. ckckckckck . . . .
    ngebayangn Yunho duduk d’belakang mja kantor
    pake kacamata
    pake jas
    pake kemeja putih, dasi hitam
    sambil mandangin aptpnya serius
    huaaaaaa~
    kyoptaaaaaaaaa . . . .

    =>peace author ^^v
    hahahahahaha . . . .
    saia ttp lbh suka ngebayangin Kyuhyun, kok
    hehehe . . . .

  2. anyeong aku reader bru ^^
    salam kenal ya eon -aku panggl eon ga apa apa kan ?- hehe
    kyanya ff nya bkalan seru jad lngsung k next yah . . .🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s