Forever Love [ Part 6 ]

Author : Park Soo Yoon

Cast :

§ Park Soo Yoon

§ Jung YunHo TVXQ!

§ Henry Super Junior – M

§ Park Eun Ri

§ Tiffany SNSD

§ Jessica SNSD

—- Part 6 —–

Ku lirik jam tanganku, sudah 1 jam lebih aku terkunci d sini.

Sampai detik ini belum ada yg membukakan pintu ini, pasti semua murid sudah pulang.

Apakah aku harus seharian berada d sini ?

Ya tuhan, ku mohon bebaskan aku dari sini. Aku tak mau terkuni semalaman d sini.

Tiba2 aku mendengar suara langkah kaki.

Aku langsung terbangun dan mengedor – gedor pintu.

“yak ! siapapun d depan ku mohon tolong aku !”

“soo yoon ? kau kah itu ?”

“ne ! henry-ah ! cepat buka pintu’na ! aku takut !”

“menjauh dari pintu skrg soo-ya !”

Akupun menuruti perkataaan’na, aku mundur 3 langkah dari belakang pintu.

Brukkkkk……

Ku dengar sesuatu mendobrak pintu.

Brukkkkk…

Pintu toiletpun terbuka, henry lsg menghampiri dan memelukku.

“kau tidak apa apa soo-ya ?”

“akuuu…… aku takut” kataku dengan suara bergetar.

Henry lsg menarik ku keluar, dan membawaku k parkiran.

Sampai d depan mobil’na, dia membukakan pintu untukku. Dia membantuku memasangkan sabuk pengaman lalu memutar dan masuk k dalam mobil.

“aku antar kau pulang”

Aku hanya menggangut pelan. Ku kepalkan kedua tanganku d atas pahaku.

Kurasakan semua tubuhku bergetar.

Tiba2 ada gengaman dari sebuah tangan yg hangat menggenggam tanganku.

Aku menatap henry.

“jgn takut, sudah ada aku d sini. Aku akan melindungi mu”

Aku berusaha tersenyum mendengar’na.

Entah mengapa hatiku sedikit tenang mendengar perkataa’na, tp sesungguh’na yg paling ku butuhkan skrg ini adalah yunho oppa.

Tanpa kusadari aku sampai d depan rumah ku. Aku hanya diam dan menunduk.

“kau tidak mau turun soo-ya ?” tanya’na.

“aku…… aku tidak ingin pulang. Aku ingin pergi k taman dekat sini”

“ne, aku akan menemanimu”

Henry membuka pintu, turun dari mobil’na dan membuka pintu untukku. Dia membantuku untuk keluar dari mobil.

Dia membantuku jalan, dan mendudukkanku d sebuah taman.

Tidak tahu mengapa, sampai detik ini aku masih menangis.

Henry menarik tubuhku dan memelukku.

“sudah jgn menangis lagi, kau ini bertambah jelek jika menangis”

Aku hanya tersenyum mendengar perkataan’na.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jung Yunho POV

Hah, akhir’na selesai juga masalah pendaftaran tim basketku.

Aku segera melajukan mobil sport merahku meninggalkan sekolah itu.

Ah telefon soo yoon !

Entah mengapa perasaanku dari tadi tidak enak.

Mwo ? tidak aktif ?

Aigoo kemana anak itu, tidak biasa’na handphone’na tidak aktif.

Ah ke rumah’na saja, pasti dia sudah pulang.

Ku injak gas mobilku, entah mengapa aku ingin sekali bertemu dengan’na.

Sesampai ku d rumah’na. ku lihat tidak ada tanda2 soo yoon sudah pulang.

Kemana anak itu ?

Ku keluarkan ponselku, ku pencet tombol 2.

“yak ji hye, soo yoon bersamamu ?”

‘aniyo oppa, dia tidak bersamaku’

“kau ada dimana skrg ?”

‘akuu…… hyennie ! aku sudah dapat boneka’na !’

Mwo suara seorang namja ?

Seperti’na ku kenal suara itu. ah itu suara junsu !

“yak kau sedang bersama kim junsu ?”

‘aku ceritakan nanti saja ya oppa, bye’

“yak…… “

Tut tut tut tut

Aisshh, anak ini mematikan handphone’na.

Ah iya, jika dia belum pulang pasti dia kan pergi k taman itu.

Ya pasti taman itu, ia sangat suka taman itu.

Akupun segera berlari ke arah taman itu.

Hari ini taman sedang ramai sekali, banyak anak2 yg sedang bermain sepeda. Tapi aku tahu dimana tempat biasa’na soo yoon jika berada d taman ini.

Langkahku terhenti melihat seorang yeoja dan namja tengah berpelukan.

“soo-ya ?”

Aku mendengus kesal “lagi2 dengan namja itu”

Buuukkkk

Aku menonjok pohon yg ada d sebelahku.

Ku rasakan tanganku berdarah.

Sakit d tanganku ini, tidak seberapa dengan hatiku yg sedang sakit skrg.

Bisa2’na dia berpelukkan dgn namja lain seperti itu ?

Ku putuskan untuk pergi meninggalkan taman itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Malam sudah tiba. Skrg aku sudah agak tenang.

Aku berjalan menuju rumahku.

Aku memeluk tubuhku dengan kedua tanganku, mala mini sangat dingin sekali.

Aku melihat seorang namja sedang duduk d depan pintu rumahku.

“yunho oppa !”

Aku berlari dan menghampiri’na.

“oppa”

Dia berdiei dari duduk’na, dan menatapku dalam2.

Kulihat bibir’na sedikit biru dan tubuh’na menggigil. Pasti dia sudah lama menungguku d luar, dan skrg dia pasti kedinginan.

Ku rangkul tangan kanan’na, tetapi dia menepis tangan’na.

“habis dari mana kau ?”

“akuu…… aku habis dari mencari makanan oppa. Aku sangat lapar. Kau sudah lama menungguku ? kau pasti ke dinginan oppa. Ayo masuk kedalam rumahku”

Aku merangkul tangan kanan’na lagi, dan lagi2 dia menepis’na.

“sekarang kau sudah bisa berbohong kepadaku ?”

“nde ? apa maksudmu oppa?”

Yunho oppa mendengus panjang, dan memalingkan pandangan ke arah samping kanan.

Beberapa detik kemudian menatap ku lg.

“aku melihat semua’na soo-ya, aku melihat kau berpelukan dengan’na”

Aku hanya diam menatap’na, jadi dia melihat aku berpelukan dgn henry.

“kenapa kau lakukan ini kepadaku ? kau sudah tidak sayang dgn aku lg soo yoon-sshi ?”

Aku masih terdiam, aku benar2 tidak tahu apa yg harus kukatakan lg.

“aku harus berapa kali bilang kepadamu soo yoon-sshi, agar tidak dekat2 dengan namja itu ? apa perlu aku berlutut kepadamu agar kau tidak dekat2 dgn’na lg ?”

“aku kecewa kepadamu, benar2 kecewa”

Ku lihat mata’na, dari mata’na memang k lihatan dia benar2 kecewa.

Yunho oppa berbalik, aku berusaha memegang tangan’na. lagi2 dia menepis tanganku.

“oppa ! aku bisa jelaskan semua’na”

Dia tetap berjalan meninggalkanku, aku coba mengejar’na tapi tidak bisa.

Yunho oppa membuka pintu mobil’na dan lsg masuk k dalam mobbil.

Ku ketuk kaca mobil’na.

“oppa, jebal ! dengan penjelasanku dulu”

Yunho oppa tetap pergi meninggalkanku.

Aku membekap mulutku dengan punggung tangan kananku, sambil ku lihat mobil’na menghilang dengan cepat d kegelapan malam ini.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jarum jam dinding kamarku menunjukan angka jam 12.

Sudah beratus2 kali ku menefon’na, tp handphone’na ttp tidak aktif.

Aku takut terjadi sesuatu dgn’na, tadi dia menyetir mobil begitu kencang.

Akhir’na ku putuskan untuk menelefon ji hye.

“yeoboseyo ?”

“hyennie ! apa oppamu sudah pulang ?”

“mwo ? oppa ? aku tidak tahu, coba aku cek ke kamar’na”

“ne”

“ah dia sudah pulang, skrg dia sedang tidur. Tapi tunggu dulu, kenapa tangan’na terluka seperti itu ?

“MWO ? tangan’na terluka ?”

“iya, memang’na kau tidak tahu ?”

“aku…… aku tidak tahu. Sebaik’na kau obati saja luka’na skrg”

“baiklah. Ku tutup telefon’na ya”

“ne”

Ku tutup telefon itu dan ku letakan d atas meja belajarku.

Ku taruh kepalaku d atas lutut yg sedari tadi kupeluk.

Hah ~ yunho oppa memang suka begitu, ia akan menyiksa diri’na kalau sedang kesal ataupun kecewa. Dan semua itu hanya gara2 aku.

Aku kembali menangis jika mengingat’na, seandai’na aku lsg pulang tadi. Pasti tak akan begini.

Ku dengar seseorang membuka gagang pintu kamarku.

Ku lihat dari pantulan kaca, uniie ku masuk ke kamar.

“kau belum tidur saeng ?”

Aku hanya menggelengkan kepala.

“kenapa ? kenapa kau menangis saeng ?”

“aku hanya sedang merindukan appa dan eomma unnie”

Mianhae unnie, aku harus berbohong kpdmu.

Dia memelukku, aku tahu dia juga sedang menangis sekarang.

“aku juga merindukan mereka. Sudah kau tidur srkg, besok kan kau harus sekolah”

“ne, unnie tidur bersamaku ya ?”

“ne. sudah ayo cepat tidur”

Akupun merebahkan badanku ke atas kasur, begitu juga dengan eun ri unnie.

Dia menarik selimut hingga bahu ku.

“unnie, kenapa orang tua kita bisa mengalami kecelakaan ?”

“sudah kau tidur saja. Aku sudah mengantuk. Aku besok harus rapat pagi2”

“ne, unnie aku menyayangimu”

“aku juda dongsaeng”

Akupun memejamkan kedua mataku, tp aku masih tidak bisa melupakan  kejadian tadi.

Semoga besok aku dapat menjelaskan semua’na kepada yunho oppa.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Sperti biasa, aku menunggu yunho oppa.

Tp sudah stgh jam aku menunggu d sini, ia belum datang juga.

Handphone ku bergetar, itu pasti yunho oppa yg menelepon.

“yunho oppa !”

“bukan, aku ji hye. Mengapa kau belum dtg ? oppa saja sudah dtg”

Yunho oppa sudah ada d sekolah ? jd dia masih marah kpd ku dan tidak menjemputku ?

“yak ! park soo yoon !”

“ah iya, aku segera k sekolah”

Ku matikan handphoneku.

Aku berlari menuju halte terdekat, ku lirik jam tanganku 10 menit lg sekolah akan masuk.

Sebuah mobil hitam berhenti d depanku.

“naik lah ! kalau tidak kau akan terlambat”

Apkah aku harus naik ? bukankah aku bertengkar karena’na?

Ah bukan ! ini semua bukan salah henry, tp ini salahku yg terlalu penakut !

“soo-ya ! naik lah”

“ah ne”

Akupun naik k mobil’na, mianhae yunho oppa aku harus bersama’na lg.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Jung Yunho POV

Braakkkk

Bunyi papan bola basket yg ku lempar bola.

Entah berapa kali aku melempar papan itu dengan bola.

Aku berlari dan melompat untuk melalukan slam dunk.

Brakkkk

Bunyi pukulan tanganku d keranjang bola.

Aku pun terduduk d bawah papan, dan membiarkan bola itu pergi.

Sudah sejam aku berada d sini. Bermain basket seperti orang gila.

Tiba2 ku dengar seseorang mendribble bola.

“jung yunho seorang anak dari pemilik sekolah ini, kapten basket, seorang idola murid2 d sini, dan…… mempunyai kekasih seorang muris dari kelas 2-1 seni”

aku memalingkan wajahku untuk melihat’na.

Namja itu lg, dan kini dia melempar bola k keranjang.

Blussshhh.

Bola itu masuk tanpa ragu.

“benarkan perkataanku ? terutama yg terakhir ?”

Aku tidak mempedulikan’na, aku mengambil bola untuk ku lempar k keranjang.

Saat aku berlari hendak melempar bola, tiba2 dia menangkis bola yg ada d tanganku.

Hingga bola itu mental k belakang.

“apa maumu hah ?”

“jawab pertanyaan ku. Park soo yoon itu adalah kekasihmukan ?”

“memang’na kenapa kalau dia kekasihku hah ?” teriaku sambil menarik kerah baju’na.

“jika kau memang pacar’na. ada dimana kau saat dia kerakutan kemarin ?”

“maksudmu ?”

“kau tahu jung yunho-sshi, kemarin pacarmu terkunci d dalam kamar mandi sampai sore hari ? apakah kau tahu hal itu ?”

Aku melepaskan tanganku dari kerah’na.

Terkunci d kamar mandi ?

“aku sudah mengetahui jawaban’na dari wajahmu.”

Dia tersenyum licik menatapku.

“kau ini bukan kekasih yg baik jung yunho-sshi”

Aku lsg berlari meninggalkan namja itu.

Jd dia kemarin terkunci d kamar mandi ? Pasti soo yoon sangat ketakutan.

Aku ini benar2 bodoh, bisa2’na aku menuduh dia yg bukan2.

Aku berlari menuju kelas’na.

Kulihat dia duduk termenung menatap kluar jendela, k betulan sekali kelas’na sedang dalam keaadaan sepi.

Ku masuk dan berlari menghampiri’na.

“soo-ya ?”

Dia mengangkat wajah’na, dan menatapku.

Aisshh, dia sedang menangis. Kau benar2 bodor jung yunho.

“yunho oppa ?” kata’na sambil berdiri.

Ku tarik dia kedalam pelukaknku.

“mianhae soo yoon, jeongmal mianhae. Aku tak tahu apa yg terjadi kpdmu kemarin. Aku benar2 bodoh sehingga menuduhmu yg tidak2. Jeongmal mianhae soo-ya”

“gwenchana oppa, aku juga minta maaf kepadamu”

Aku terdiam, sambil tetap memeluk’na.

“aku berjanji akan melindungimu. Tak akan ku biarkan siapapun menyakitimu lg”

“gomawo oppa”

Dari luar kelas seseorang menatap mereka yg sedang berpelukan.

“hah ! kau boleh berpelukan dengan’na skrg, tp aku berjanji ini yg akan menjadi moment yg terakhir untuk kau park soo yoon. Nikmati lah itu sekarang”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

Tiffanyy menghempaskan tubuh’na d sofa kamar’na yg sangat mewah itu.

Jessica yg ada d sebelah’na, menatap sahabat’na itu.

“kau kenapa hah ?”

“kau tahu, tadi aku melihat pemandangan yg sangat indah !”

“hahahahah, jd kau sudah k habisan akal untuk memberikan dia pelajaran ?”

“yg kemarin itu baru pemulaan. Aku sedang mempunyai ide yg sangat hebat Jessica !”

“jinja ? aigoo cepat beri tahu apa itu tiffany hwang ?”

Tiffany mendekatkan kepala’na kepada telinga Jessica dan membisikkan rencana yg sudah dia siapkan.

“daebak ! itu ide yg sangat hebat tiffany ! kapan akan kau laksanakan rencana itu ?”

“besok ! besok akan ku jalankan rencana itu !”

Tiffanny dan Jessica saling menatap dan saling melempar senyuman licik.

‘lihat saja park soo yoon, apakah kau akan bertahan sehabis aku melakukan rencana ini ?’

TBC ~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s